Empat
Lagi dan lagi aku hanya seseorang yang tak dianggap hadirnya oleh kak vandri, selalu saja begitu sudah 2 Minggu sejak aku menjadi istrinya sama sekali tidak ada yang berubah diantara aku dan kak vandri, baik dari sikap kak vandri terhadapku. Aku juga bingung mau bagaimana lagi, semua usaha sudah kulakukan menjadi istri terbaik buat kak vandri tapi kak vandri sama sekali tidak melihatku sebagai istrinya. tapi aku gak akan menyerah karena aku sudah berjanji untuk bisa buat kka vandri mencintai ku, dan entah kenapa kurasa aku sedikit mulai mencintai sejak kak vandri mengikrarkan sumpah pernikahan kepadaku waktu itu. Hati ku menghangat mendengar nya mengucap janji itu dan aku juga terpana oleh mata coklat milik kak vandri tajam, dan sangat luas seperti lautan. Aku hanya berharap kak vandri bisa mencintai ku agar rumah tangga yang sudah kami bina tidak sia-sia, harapan ku begitu, semoga menjadi harapan kak vandri juga. "Mbok, ada liat kak vandri gak ya?" Tanyaku sembari turun kep...